5 Langkah Penanganan Hal pertama yang perlu Anda kerjakan sesudah digigit anjing ialah selekasnya jaga jarak dengan anjing itu. Ini penting untuk kurangi resiko Anda digigit kembali. Waktu kondisinya telah aman, Anda dapat cari tahu apa anjing itu terkena oleh rabies atau mungkin tidak.

Bila Anda mengenali pemilik anjing yang menggigigit Anda, minta kisah vaksinasi anjing itu. Yakinkan untuk memperoleh nama pemilik, nomor telephone, dan info contact dokter hewan tempat anjing itu divaksinasi. 5 Langkah Penanganan

Bila anjing yang menggigit Anda tidak ditemani oleh pemiliknya, tanya ke beberapa orang di seputar tempat peristiwa adakah yang mengenali pemilik anjing itu supaya Anda dapat cari tahu beberapa data di atas. Seluruh data ini dibutuhkan untuk tentukan perlu atau tidaknya Anda memperoleh vaksin rabies. 5 Langkah Penanganan

Tipe bantuan pada cedera bergantung di tingkat keparahan cedera gigitan anjing. Pada umumnya, di bawah ini ialah bantuan pertama yang penting Anda kerjakan:

1. Bersihkan sisa gigitan anjing sampai bersih
Bila kulit Anda tidak terluka, bersihkan tempat itu sama air hangat dan sabun. Anda bisa juga memoleskan larutan antiseptik ke tempat cedera untuk menahan infeksi.

2. Bersihkan dan pencet tempat yang terluka
Bila kulit Anda terluka, bersihkan tempat itu dengan sabun dan air hangat, dan pencet perlahan-lahan cederanya untuk menolong keluarkan dan bersihkan kuman.

3. Kebat cedera dengan kain
Bila cedera gigitan berdarah, pakai kain bersih dan pencet cedera secara halus untuk hentikan perdarahan. Anda bisa juga tutup cedera dengan perban steril.

4. Konsumsi obat penurun ngilu
Jika berasa sakit, Anda dapat konsumsi obat penurun ngilu, seperti paracetamol atau ibuprofen, untuk kurangi rasa sakitnya.
5. Kontrol diri ke dokter
Bila tampil pertanda infeksi, seperti cedera memeras, lebam, teraba hangat, atau bernanah, selekasnya kontrol ke dokter untuk memperoleh obat antibiotik yang tepat. Umumnya dokter akan memberi antibiotik, seperti amoxicillin-asam clavulanat, untuk dimakan sepanjang 3–5 hari.
Bila cedera masih berdarah walau sudah dikerjakan penekanan pada cedera sepanjang 10 menit atau darah mengucur cepat dari cedera, Anda perlu selekasnya mendapatkan pengatasan di instalasi genting (IGD).
Anda pun perlu konsultasi sama dokter jika anjing yang menggigit Anda tidak dikenali kisah vaksinasi rabiesnya, anjing itu terlihat sakit, atau Anda ada di tempat yang epidemis rabies.
Untuk menahan kompleksitas yang beresiko karena infeksi pada cedera gigitan anjing, seharusnya selekasnya kontrol diri ke dokter, walau cederanya terlihat kecil. Anda perlu sampaikan ke dokter berkenaan kisah vaksin tetanus Anda, sebab cedera karena gigitan anjing beresiko mengakibatkan tetanus.
Dokter akan memberi vaksin tetanus sama lingkup kisah vaksinasi tetanus Anda. Booster vaksin tetanus harus diberi bila telah lebih dari 5 tahun semenjak akhir kali Anda mendapatkan vaksin tetanus.
Pengatasan cedera gigitan anjing perlu dikerjakan secara benar. Kisah vaksinasi anjing yang menggigit Anda juga perlu dijelajahi sedapat mungkin. Dengan demikian, resiko berlangsungnya kompleksitas karena cedera gigitan anjing dapat didesak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!